TUGAS 1

TEKS DESKRIPSI

MEMBUAT DESKRIPSI DENGAN INDERA (PENGINDERAAN)

Pengindraan merupakan sebuah kegiatan membayangkan menggunakan panca indera. 

PENGLIHATAN

Ciri pengindraan ini,  pembaca seolah-olah melihat objek baik dari segi bentuk, warna, ukuran, jumlah, dan sebagainya.

Dari gambar pantai berikut kalian bisa mendeskripsikannya dengan kalimat:

(1) Birunya laut membentang luas berbatas cakrawala.

atau
(2) Sebuah gubuk pemantau di tengah hamparan laut.

 

(3) Laut tenang tanpa ombak sungguh memanjakan mata. 

atau
(4) Langit sebiru lautan membentang luas.

Pendengaran

Coba dengarkan suara kemacetan pada video di atas. Suara kemacetan dapat dideskripsikan dengan kalimat seperti:
(1) Bising suara klakson motor di mewarnai jalan raya.
(2) Suara klakson bersahut-sahutan di kemacetan tersebut.

 

Coba dengarkan suara alam dalam video tersebut. Suara alam dalam video tersebut dapat dideskripsikan dengan:
(1) Merdunya kicauan burung bersahut-sahutan memecah keheningan alam.
(2) Suara jangkrik menjadi latar suara alam.

Perasa (Pengecap)

Pembaca seolah-olah diajak membayangkan untuk merasakan menggunakan indera pengecap (lidah). Deskrkripsi dengan indera pengecap menghasilkan imajinasi sama seperti ketika kita merasakan makanan dengan lidah, pengindraan menggunakan indera pengecap dapat menggunakan kata manis, asin, asam, pahit, pedas, gurih, dan sebagainya. 

Lezat

Sate Madura memiliki cita rasa bumbu kacang yang lezat.

Pedas

Ayam geprek level 10 pedasnya luar biasa.

Manis

Thai Tea Boba rasanya manis.

Kecut

Jus jeruk ini rasanya kecut.

Penciuman

Pernahkah kamu mencium bau durian? Menyengat bukan? Atau pernah mencium bau bunga? Atau pernahkah mencium bau herbal? Berikut adalah contoh kalimat deskripsi menggunakan indra penciuman:

Harum

Bunga mawar itu harum baunya.

Menyengat

Bau durian sungguh menyengat hidungku.

Menyengat

Bau durian sungguh menyengat hidungku.

Wangi

Semerbak wangi tercium di area taman bunga ini.

Peraba

Penginderaan ini menggunakan sentuhan kulit sebagai media perasanya.  Contohnya, lihat gambar batu karang pada latar belakang. Kita dapat mendeskripsikannya dengan kata kasar, bergeronjal, keras, dan sebagainya. Selain itu kita juga bisa menggunakan kata-kata: halus, segar, panas, dingin, dan sebagainya.

 

MENGENAL SINESTESIA

Sinestesia disebut juga pertukaran Indera.Contoh:1. Wajahmu sangat manis.

Rasa “manis” dapat dirasakan dengan indera pengecap (lidah). Pada konteks “Wajahmu sangat manis” terjadi pertukaran indera yaitu indera pengecap ke indera penglihatan. Hasilnya kata manis mengalami perkembangan makna menjadi menarik hati, elok, cantik.

Pada konteks ini, kalimat “Wajahmu sangat manis” menggunakan penginderaan penglihatan. 

EVALUASI MANDIRI
Dengan panduan tabel berikut, cobalah untuk mengevaluasi secara mandiri.